Pendidikan Anak Usia Dini

Ilmu Pendidikan dan Agama

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah program pendidikan tinggi yang mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pendidik profesional yang khusus bekerja dengan anak-anak usia dini, biasanya dari kelahiran hingga usia 8 tahun. Berikut adalah deskripsi umum dari program studi PAUD: Program studi PAUD mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pendidik yang berdedikasi, peduli, dan berpengetahuan luas tentang cara merawat, mendidik, dan mengembangkan anak-anak usia dini secara holistik. Ini melibatkan pemahaman yang mendalam tentang karakteristik anak usia dini serta keterampilan untuk merancang lingkungan belajar yang mendukung dan menstimulasi.

Prospek Karier

Sudah terbayang mau jadi apa setelah lulus? Ini beberapa pilihan karier yang bisa jadi pilihanmu.

Lihat Karier Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Negeri
logo
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Raden Fatah Palembang diresmikan pada tanggal 13 Nopember 1964 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Propinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama Nomor 7 Tahun 1964 tanggal 22 Oktober 1964. Asal– usul berdirinya IAIN Raden Fatah erat kaitannya dengan keberadaan lembaga – lembaga pendidikan tinggi agama Islam yang ada di Sumatera Selatan dengan IAIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta dan IAIN Syarif Hidayatullah di Jakarta. Cikal bakal IAIN awalnya digagas oleh tiga orang ulama, yaitu K.H.A. Rasyid sidik, K.H. Husin Abdul Mu’in dan K.H. Siddik Adim pada saat berlangsung muktamar Ulama se Indonesia di Palembang tahun 1957. Gagasan tersebut mendapat sambutan luas baik dari pemerintah maupun peserta muktamar. Pada hari terakhir muktamar , tanggal 11 September 1957 dilakukan peresmian pendirian Fakultas Hukum Islam dan pengetahuan Masyarakat yang diketuai oleh K.H. A. Gani Sindang Muchtar Effendi sebagai Sekretaris. Setahun kemudian dibentuk Yayasan Perguruan Tinggi Islam Sumatra Selatan ( Akte Notaris No. 49 Tanggal 16 Juli 1958 ) yang pengurusnnya terdiri dari Pejabat Pemerintah , ulama dan tokoh- tokoh masyarakat. Pada tahun 1975 s.d tahun 1995 IAIN Raden Fatah memiliki 5 Fakultas, tiga Fakultas di Palembang, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Ushuluddin; dan dua Fakultas di Bengkulu., yaitu Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan kelembagaan perguruan tinggi agama Islam, maka pada tanggal 30 juni 1997, yang masing- masing ke dua Fakultas di tingkatkan statusnya menjadi sekolah tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), yaitu STAIN Curup dan STAIN Bengkulu. Dalam perkembangan berikutnya IAIN Raden Fatah membuka dua Fakultas baru, yaitu Fakultas Adab dan Fakultas Dakwah berdasarkan Surat keputusan Menteri Agama R.I Nomor 103 tahun 1998 tanggal 27 Februari 1998. Cikal bakal Fakultas Adab dimulai dari pembukaan dan penerimaan mahasiswa Program Studi ( Prodi ) Bahasa dan Sastra Arab dan Sejarah Kebudayaan Islam pada tahun Akademik 1995/1996. Pendirian Program Pascasarjana pada tahun 2000 mengukuhkan IAIN Raden Fatah sebagai institusi pendidikan yang memiliki komitmen terhadap pencerahan masyarakat akademis yang selalu berkeinginan untuk terus menimba dan mengembangkan ilmu-ilmu keislaman multidisipliner. Akhirnya melalui perjuangan yang panjang dari seluruh sivitas akademika UIN dan tokoh masyarakat Sumsel, pada tahun 2014 melalui Perpres No. 129 Tahun 2014 tentang Perubahan IAIN Raden Fatah Palembang Menjadi UIN Raden Fatah Palembang menjadi sejarah tranformasi lembaga dari IAIN menjadi UIN. Perubahan ini tentunya menjadi kompas dan arah serta menjadi agenda strategis bagi pengembangan UIN Raden Fatah Palembang di masa-masa mendatang.
university
Swasta
logo
STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi
Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta Al-Hikmah (STAIS) awalnya adalah kelas jauh dari STAIS Al—Hikmah Medan, Dengan adanya peraturan UU tidak di benarkannya pembukaan kelas jauh, maka Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta Al-Hikmah (STAIS) Kota Tebing Tebing ini sejak tahun 2004 telah berdiri sendiri. Agar tidak terjadinya keresahana di kalangan masyarakat sebagai pengguna jasa kependidikan pada perguruan ini maka, sambil menunggu proses pendirian penyelengaraan dari Dirjen bagiian Departemen Agama Pusat, Kopertais wil. IX Sumatera Utara Mengeluarkan Keputusan Nomor : 02 Tahun 2004 Tentang Pemberian Izin Penyelangara Program Pendidikan Guru Agama Islam (PAI) Selanjutnya pada Tahun 2007 Berdasarkan Keputusan Diretur Jendral Pendidikan Islam Nomor : Dj.I/177/2007 Tentang Persetujuan pendirian Perguaran Tinggi Agama Islam Swasta Tahun 2007. Serta Berubah Nama Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta Al-Hikmah (STAIS) Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hikmah Tebing Tinggi (STIT). dan pada tahun 2011 Perpanjangan Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Isla Nomor : Dj.I/1470/2011 Tentang Perpanjangan Izin Penyelengaraan Program Studi Strata Satu Pada Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta Tahun 2011. Pada Tahun 2010 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah mendapatkan Izin Akreditasi dari BAN-PT dengan Peringkat ”B” dengan nomor : 018/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IX/2010. Dan Sedang mengajukan Pembukaan Program Studi baru Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kemudian Pada Tahun 2015 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Membuka Program Studi Baru yang di perkuat dengan Keluarnya Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam nomo : 5257 Tahun 2015 Tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pada Program Sarjana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Tahun 2015. Pada Tahun 2017 Program Studi Pendidikan Agama Islam mendapat peringkat B berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 1993/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2017 tentang Status Akrditasi dan Peringkat Terakreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam paada Program Sarjana STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi, Sedangkan Prodi Pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Masih Dalam Pengajuan. Pada Saat Ini Sekolah Tinggi Al-Hikmah Tebing Tinggi adalah satu-satunya perguruan Tinggi Islam yang berada di Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara, yang Terakreditasi “ B “ dengan didukung oleh para ‘ulama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi daerah Kabupaten Serdang Bedagai dan Simalungun.
university
Swasta
logo
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah persyarikatan Muhammadiyah yang berdirii pada 24 Oktober 1981 sebagai perubahan bentuk dari IKIP Muhammadiyah Surakarta.Awalnya, UMS merupakan sebuah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta cabang Surakarta yang berdiri pada tahun 1958. Saat itu, beberapa jurusan yang dibuka adalah Pendidikan Umum, Ekonomi Umum dan Pendidikan Agama Islam tingkat Sarjana Muda.Setelah mendapatkan ijin berdiri di tahun 1965, FKIP Muhammadiyah Cabang Surakarta menjadi dua lembaga pendidikan tinggi, yaitu Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Surakarta dan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Surakarta.Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1967, IKIP Muhammadiyah Surakarta menambah satu jurusan lagi, yaitu Hukum Sipil. Selain itu, di tahun yang sama, IKIP Muhammadiyah Surakarta mendapat ijin sebagai induk Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Jawa Tengah yang terdiri dari IKIP Muhammadiyah Klaten, Magelang, Kudus, Purwokerto, Kebumen, Wates, Temanggung, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Banjarnegara, Prambanan, Purbalingga, Wonosari, dan Sragen. Setelah berkembang, cabang-cabang tersebut akhirnya berdiri sendiri menjadi perguruan tinggi yang mandiri.Pada tahun 1979, Drs. H. Mohamad Djazman, Rektor IKIP Muhammadiyah Surakarta saat itu memprakarsai berdirinya Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan menggabungkan IKIP Muhammadiyah Surakarta dan IAIM Surakarta. Sehingga dua tahun setelahnya, 1981, IKIP Muhammadiyah Surakarta berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Saat itu, UMS mengelola beberapa fakultas, seperti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, dan Fakultas Agama Islam (FAI). Kemudian, sejalan dengan tuntutan dan kebutuhan zaman, saat ini UMS terus menambah dan menghadirkan program studi yang unggul pada jenjang S1, S2 hingga S3.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat